Showing posts with label wirausaha. Show all posts
Showing posts with label wirausaha. Show all posts

Monday, August 29, 2016

Mau Belajar Berwirausaha? Apa Saja yang Bisa Dilakukan Untuk Memulainya?

Bagi sebagian banyak orang ketika akan memulai sebuah bisnis atau wirausaha, kadang yang dianggap menjadi tantangan terberatnya adalah terbatasnya modal. Tak bisa dipungkiri yang namanya modal memanglah cukup penting untuk kelancaran sebuah bisnis itu sendiri. Namun bagaimana kita bisa tetap melanjutkan misi untuk menjadi seorang wirausahawan tapi tak memiliki modal atau pendanaan untuk
mengawalinya.
Ada beberapa langkah untuk memulai sebuah usaha atau belajar berbisnis dengan minimnya modal yang kita miliki. Disamping nantinya kita bisa tetap berwirausaha, dari sebagian keuntungan yang didapatkan nantinya bisa kita jadikan modal tambahan untuk melangkah ke usaha berikutnya.
- Menjadi dropshipper
Apa itu dropshipper? Dropshipper adalah salah satu cara untuk memulai usaha dengan menjualkan barang orang lain yang kemudian dijualkan kembali. Biasanya sistem jual beli dropship ini transaksinya terjadi secara online. Sistemnya pembeli belanja di toko dropshipper, kemudian dropshipper order barang ke supplier, dan seterusnya supplier mengirimkan barang kepada konsumen dengan mencantumkan alamat pengirim adalah toko dropshipper dan bukan lagi alamat dari supplier. Sehingga konsumen pun yang beli tidak akan mengira bahwa sebenarnya dropshipper tidak memiliki barang yang dijual. Melainkan dropshipper ini hanya bermodalkan komunikasi dua arah baik kepada pembeli dan supplier atau pemasok.
- Berjualan secara online
Kalau dulu misalnya kita membeli barang harus bertatap muka dengan penjualnya. Namun, di era yang sudah serba internet ini belanja online malah justru diminati oleh banyak orang karena kemudahannya. Di mana orang tidak lagi harus keluar rumah dan bermacet-macetan untuk membeli sesuatu. Tinggal duduk diam di rumah barang diantar. Bagi Om dan Tante yang lagi mencari inspirasi untuk menjualkan barang-barang apa yang cocok untuk dijual secara online? Sebenarnya banyak pilihan, coba kunjungi marketplace online yang terpercaya, kita ambil contoh saja ini.
Jika kita ketahui di Bukalapak sebenarnya ada jutaan barang yang bisa kita jual kembali dengan sistem dropship. Masih juga bingung untuk menetukan barangaya? Om dan Tante bisa juga bertanya ke beberapa anggota di komunitas Bukalapak.
- Menjual Barang-barang Sendiri
Jika memang mau serius untuk memulai bisnis sendiri, dan dirasa menjual barang dengan cara dropship masih dirasa kurang menantang, Om dan Tante bisa juga mulai menjual barang-barang yang mungkin sudah tidak terpakai atau barang-barang koleksi yang sekiranya sudah terlalu banyak menumpuk di rumah bisa juga dijual. Dari situ nantinya secara pelan-pelan kita bisa belajar banyak bagamaina cara untuk memasarkan sebuah produk. Ketika terjadi penjualan, nantinya juga kita akan belajar banyak bagaimana untuk mengelola keuangannya, membagi pendapatan dan keuntungan.

Mungkin sebenarnya beriwirausaha tidak hanya melulu tentang berjualan online saja. Namun karena saat ini sepertinya berjualan online adalah salah satu cara yang paling mungkin bisa dilakukan oleh siapapun. Dengan atau bahkan tanpa modal uang sekalipun. Dan tentunya kita bisa belajar banyak dengan memulai berwirausaha online ini. Kita hanya perlu memaksimalkan tenaga kita, karena tenaga adalah modal yang perlu kita persiapkan dari awal jika ingin memulai berwirausaha.
Jadi, mungkin jangan ragu jika ingin berwirausaha tidak punya modal uang. Sebenarnya yang dibutuhkan adalah modal kemauan, tekad, pikiran serta tenaga kita. Yuk, tetap semangat belajar, belajar, dan belajar.

Saturday, June 25, 2016

ANTARA KERJA IKHLAS DAN MENYERAH



Kerja ikhlas yang memiliki nilai tinggi adalah kerja ikhlas yang didahului oleh kerja keras dan kerja cerdas. Jika Anda punya pekerjaan dan kemudian teman sekantor mengambilnya, tidak cukup Anda mengatakan saya ikhlaskan saja. Itu artinya Anda malas bekerja, dan membiarkan pekerjaan Anda ditangani orang lain. Dalam hal ini Anda tidak bekerja ikhlas melainkan menyerah. Berarti tidak ada nilai eposnya.

Demikian juga ketika teman Anda meminjam uang dengan transaksi yang jelas sebagai pinjam-meminjam dengan masa pinjam yang jelas pula. Ketika tiba waktunya ternyata dia ngemplang, Anda harus menagihnya dengan cara yang baik. Kalau perlu beri tempo lagi dengan adanya perbaikan mekanisme pembayaran. Tetapi setelah kesempatan kedua ngemplang juga, Anda tidak bisa mendiamkan saja, sambil hati Anda bilang saya ikhlaskan saja. Anda harus datang lagi kepadanya untuk memberikan kesempatan ketiga, kalau perlu mempermudah mekanisme pembayarannya.

Bila masih tidak berhasil juga, maka Anda bisa mengubah transaksi dari pinjaman diubah menjadi sumbangan. Barulah pada saat itu Anda boleh mengatakan saya ikhlaskan pinjaman tersebut tidak dibayar dan dihitung sebagai sumbangan saja. Pada tingkatan ini ikhlas Anda lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan Anda mengikhlaskan tidak di depannya dan di saat Anda putus asa karena dia ngemplang.

Setiap karyawan bisa bekerja ikhlas, tapi kerja ikhlas di sini bukan berarti kerja tidak dibayar. Ketika Anda bekerja pada sebuah perusahaan atau kepada seseorang, maka Anda mengadakan transaksi. Dalam transaksi itu ada kesepakatan berkaitan dengan tugas dan tanggung jawab Anda dan juga konpensasi  berupa gaji yang akan Anda terima. Artinya, gaji itu adalah hak Anda, dan berharap untuk menerima gaji sejumlah yang disepakati itu, tidak berarti akan mengurangi nilai keikhlasan Anda.

Walaupun demikian, seorang pekerja ikhlas tidak akan pernah membatasi kuantitas dan kualitas pekerjaannya hanya sebatas nilai gaji yang ia terima. Seorang pekerja ikhlas sering kali bekerja lebih lama, lebih serius dan lebih banyak dari karyawan lain, karena dia memberi yang terbaik dan hanya yang terbaik untuk perusahaan, tanpa mengharapkan imbalan tambahan. Dia bahkan akan memberikan lebih dari apa yang diharapkan perusahaan. Dia juga tidak pernah “bertransaksi” dalam membantu rekan kerja dan bawahannya. Semuanya dilakukan karena dia bisa. Karena dia ingin memaksimalkan semua potensi yang ada pada dirinya sebagai bentuk rasa syukurnya kepada Tuhan.

Pendek kata, kerja ikhlas akan mendekatkan kita pada kemuliaan. Namun kerja ikhlas tidaklah mudah, karena harus didahului dengan kerja keras dan kerja cerdas. Kerja ikhlas yang tidak didahului kerja keras dan kerja cerdas akan mudah terperosok pada tingkatan menyerah. Orang yang mudah menyerah akan dijauhkan dari kemuliaan.